Beranda Oase Villa Ahzha Meidyra, Wakil Kalimantan di Panggung Model United Nations

Villa Ahzha Meidyra, Wakil Kalimantan di Panggung Model United Nations

12
0
Villa Ahzha Meidyra berfoto bersama Wali Kota Andi Harun. Ia adalah satu dari 25 peserta asal Indonesia pada AWMUN XII yang pesertanya diperkirakan mencapai 700 orang dari berbagai negara (Foto: CRIS/DOKPIM).

vivaborneo.id/ – Model United Nations (MUN), sebagai ajang simulasi diplomatik PBB paling bergengsi, akan diramaikan oleh delegasi muda dari Kalimantan Timur. Villa Ahzha Meidyra, perwakilan dari Kota Samarinda, bersiap menuju Bali untuk mengikuti Asia World Model United Nations (AWMUN) ke-XII pada 17 Oktober 2025.

Kehadiran Villa di AWMUN—salah satu konferensi MUN terbesar di Asia Pasifik yang mempertemukan 700 peserta dari berbagai negara—menjadi bukti kapasitas pemuda Samarinda dalam diskusi isu global.

Villa bertemu Wali Kota Samarinda, Andi Harun, pada Rabu (15/10/2025), untuk menyampaikan keberangkatannya. Dalam pertemuan tersebut, murid SMA Negeri 1 Samarinda itu menjelaskan bahwa ia terpilih sebagai delegasi dari Kalimantan sekaligus penerima beasiswa dari Telkomsel, sebuah pencapaian ganda yang membanggakan.

“Saya bukan hanya mewakili Kota Samarinda, tetapi juga mewakili Kalimantan secara keseluruhan,” ujar Villa.

Dalam simulasi diplomatik ini, Villa akan mengambil peran sebagai delegasi yang mewakili negara Portugal pada komisi United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Komisi UNHCR sendiri berfokus pada isu-isu kemanusiaan dan pengungsi global.

Ini berarti, Villa akan berdiskusi dan bernegosiasi layaknya seorang diplomat Portugal untuk merumuskan resolusi atas krisis pengungsi, sebuah tantangan yang menguji keterampilan riset, public speaking, dan diplomasi internasionalnya.

Wali Kota Andi Harun menyampaikan apresiasi atas prestasi Villa yang berhasil terpilih di antara hanya 25 delegasi asal Indonesia, serta menyatakan kesiapan Pemkot Samarinda untuk memberikan dukungan penuh.

Partisipasi Villa di AWMUN, yang diselenggarakan oleh International Global Networks bekerja sama dengan PBB, diharapkan tidak hanya mengasah kemampuan pribadinya, tetapi juga membawa nama baik Samarinda sebagai kota yang melahirkan talenta muda berwawasan global.(*/MAF/KMF-SMR)

Loading

Artikel sebelumyaKebon Sayur Balikpapan, Pusat Pendidikan dan Pusat Kota Yang Tertinggalkan
Artikel berikutnyaBahas Ekspor ke AS, Ratusan Pelaku Industri Udang se Indonesia Kumpul di Banyuwangi