vivaborneo.id/ — Kerajinan manik-manik khas Kalimantan ternyata masih diminati pasar nasional bahkan internasional. Sayangnya kurangnya minat generasi muda dalam membuat kerajinan ini, menyebabkan lesunya pasar kerajinan ini.
Perajin manik asal Samarinda Seberang, Purnawati mengungkapkan keprihatinannya atas kenyataan tersebut. Selama delapan tahun menggeluti dengan merek usaha Manik Etam Art, ia justru lebih sering didatangi kalangan ibu rumah tangga yang ingin belajar, ketimbang anak muda.
“Dari sekian banyak yang belajar, hampir semua ibu-ibu. Anak muda bisa dihitung jari, bahkan nyaris tak ada,” kata Purwanti sebagaimana dihubungi sumber media ini, pada Jumat (11/7/2025).
Menurutnya, ini bukan soal bakat atau kemampuan, tapi soal kemauan. Anak muda cenderung lebih tertarik pada usaha yang cepat menghasilkan, dan kurang menghargai proses panjang yang dibutuhkan dalam kerajinan tradisional.
“Padahal kalau serius dijalani, manik-manik ini bisa jadi sumber penghasilan tetap. Saya sendiri sudah pernah kirim produk ke luar negeri, salah satunya ke Milan,” ujarnya.
Selain melayani penjualan, Purnawati juga membina para ibu rumah tangga dalam produksi berbagai jenis kerajinan seperti gantungan kunci, kalung, dan tas berbahan manik. Namun ia mengaku, semangat melestarikan budaya lokal ini belum sepenuhnya ditangkap anak muda.
“Waktu saya diundang ke Berau buat mengajar, peserta pelatihan semua dari kalangan emak-emak. Anak muda cuma satu orang,” katanya.
Purnawati percaya, jika anak muda diberi ruang dan motivasi, mereka bisa menjadikan kerajinan manik ini sebagai ladang usaha kreatif sekaligus cara melestarikan budaya. Ia berharap ada peran aktif dari pemerintah, komunitas, hingga dunia pendidikan untuk memperkenalkan kerajinan ini secara lebih luas.
Ia menyebut, dengan pasar yang terbuka luas dan bahan baku yang mudah diperoleh, kerajinan manik-manik seharusnya bisa menjadi peluang bisnis bagi generasi muda. “Tinggal bagaimana membuka mata mereka untuk melihat potensi besar dari warisan budaya ini,” pungkasnya.(*/mn/yul)
![]()










