Beranda Warta Utama Terhambat Proses APBD-P, Pemprov Kaltim Jelaskan Alasan Keterlambatan Pencairan Dana Gratispol

Terhambat Proses APBD-P, Pemprov Kaltim Jelaskan Alasan Keterlambatan Pencairan Dana Gratispol

11
0
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal selaku Juru Bicara Pemprov membenarkan adanya sedikit keterlambatan (Foto: kaltimprov.go.id).

vivaborneo.id/ — Isu terkait belum cairnya dana bantuan pendidikan program Gratispol bagi mahasiswa di Kalimantan Timur (Kaltim) hingga akhir Oktober 2025 akhirnya ditanggapi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Pemprov membenarkan adanya keterlambatan dan menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh proses administratif yang harus diselesaikan di tingkat pusat.

Juru Bicara Pemprov Kaltim sekaligus Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa keterlambatan penyaluran dana ke 52 perguruan tinggi penerima tersebut terhambat oleh proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025.

“Agak terlambat karena memang sedang tahapan proses APBD-P 2025. Hasil evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) baru diterima minggu lalu oleh Pemprov Kaltim,” jelas Faisal di Samarinda, Senin (3/11/2025).

Faisal memastikan bahwa setelah hasil evaluasi Kemendagri diterima, Pemprov dapat mempercepat proses administrasi pencairan. Ia meminta masyarakat dan penerima bantuan memahami proses yang harus dilalui.

“Insyallah, minggu ini akan segera cair dana Gratispol pendidikan untuk kampus negeri maupun swasta di Kaltim,” tegasnya optimis.

Sebelumnya, Pemprov Kaltim memang menargetkan pencairan dana beasiswa tersebut dapat dilakukan pada pekan keempat Oktober.

Menutup klarifikasinya, Faisal menyampaikan permohonan maaf dan pengertian atas keterlambatan yang terjadi. “Kami pastikan dana segera disalurkan agar dapat dimanfaatkan oleh adik-adik mahasiswa di Kaltim,” tutupnya.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan kekhawatiran masyarakat dan pihak kampus mengenai dana Gratispol dapat terjawab dan proses pendidikan dapat berjalan lancar.(*/KRV/pt)

Loading

Artikel sebelumyaDisdikbud Kaltim Dorong Muatan Lokal, Perkuat Pendidikan Vokasi SMK
Artikel berikutnyaTKA Gratis dan Bukan Pengganti UN