
vivaborneo.id/, Bontang – Program andalan Wali Kota Bontang, GESIT (Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku), kini dihidupkan secara nyata oleh institusi pendidikan.
Pelajar SMA IT Daarul Hikmah Bontang menunjukkan inisiatif luar biasa dengan menggelar kegiatan GESIT di kawasan Mangrove Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, pada Minggu (30/11/2025) pagi.
Aksi yang berfokus pada pelestarian lingkungan ini tidak hanya diisi dengan bersih-bersih sampah, tetapi juga dirangkai dengan penanaman bibit pohon Mangrove, menandakan komitmen aktif pelajar Bontang dalam menjaga ekosistem pesisir.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang hadir langsung bersama Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni kembali menegaskan filosofi utama di balik Program GESIT, yaitu pentingnya tanggung jawab individu terhadap lingkungan.
“Kita butuh alam, alam tidak butuh kita. Kita harus jaga bumi, maka bumi akan jaga kita. Jadi, Jagalah alam dengan penghijauan, Jangan lagi buat sampah sembarangan,” seru Wali Kota Neni dengan penuh semangat.
Beliau secara tegas mengajak masyarakat, khususnya para pelajar, untuk fokus pada pengelolaan sampah pribadi melalui prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dan meminta komitmen agar tidak ada lagi sampah yang dibuang ke laut.
Kegiatan GESIT yang dipelopori oleh pelajar SMA IT Daarul Hikmah ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan institusi pendidikan dalam mewujudkan Bontang yang bersih dan hijau, serta menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk mengambil tanggung jawab lingkungan secara aktif.(hayt_prokompim/*)
![]()









