vivaborneo.id/, Tenggarong – Sekretaris Umum Taekwondo Kutai Kartanegara (Kukar), Siti Mahmudah, menilai performa efisien dan semangat juang para atlet menjadi kunci utama keberhasilan cabang taekwondo Kukar menyumbang delapan medali pada POPDA Kaltim 2025 di Penajam Paser Utara.
Dengan hanya menurunkan sepuluh atlet, Kukar berhasil meraih tiga emas, dua perak, dan tiga perunggu, sekaligus menegaskan posisi taekwondo sebagai salah satu penyokong prestasi terbesar kontingen Kukar tahun ini.
Siti Mahmudah menjelaskan bahwa keterbatasan kuota menjadi tantangan signifikan sejak awal persiapan. Kukar hanya bisa mengisi 10 dari 22 kelas yang dipertandingkan, bahkan kuota sepuluh orang sudah termasuk atlet dan pelatih.
“Dari sepuluh pemain bisa dapat tiga emas, itu luar biasa,” tuturnya, Rabu (3/12/2025).
Ia mengungkapkan bahwa beberapa pelatih bahkan memilih berangkat secara mandiri demi memastikan kesiapan atlet tetap optimal.
Siti menambahkan, sistem pertandingan yang menggunakan format gugur turut memberi tekanan tersendiri. Kondisi tersebut membuat tim perlu memaksimalkan peluang di setiap laga sejak babak awal.
Dukungan dan apresiasi turut mengalir dari Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, terhadap capaian delapan medali tersebut. Ia menilai konsistensi latihan para atlet menjadi modal penting bagi perkembangan cabang bela diri di Kukar.
“Raihan delapan medali adalah bukti kerja keras dan semangat tanding yang luar biasa,” ujar Aji Ali.
Setelah POPDA, Taekwondo Kukar kini memfokuskan energi pada penguatan pembinaan usia dini melalui klub-klub aktif dan pelatih bersertifikat, sebagai langkah persiapan jangka panjang.(Adv/Dispora Kukar/tr)
![]()










