Beranda Warta Utama Satelit SATRIA-1 Jadi Penyelamat Warga Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Satelit SATRIA-1 Jadi Penyelamat Warga Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar

13
0
SATRIA-1 (Foto: IST)

vivaborneo.id/, Jakarta – Infrastruktur digital nasional, Satelit SATRIA-1, resmi difungsikan sebagai penyelamat konektivitas darurat di wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) yang diterjang banjir bandang.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat pemulihan dengan mengerahkan 10 titik layanan internet berbasis satelit tersebut.

Menteri Komdigi, Meutya Hafid, menegaskan bahwa layanan darurat ini menjadi prioritas pemerintah untuk menyambungkan kembali konektivitas warga yang terputus sejak bencana banjir melanda.

“Ketika jaringan komunikasi terputus, SATRIA-1 hadir sebagai penyelamat. Dengan cara ini, warga dapat kembali terhubung meskipun infrastruktur konektivitas sedang mengalami gangguan,” ujar Meutya Hafid di Jakarta, Minggu (30/11/2025).

Meutya menjelaskan, satelit SATRIA-1 yang telah beroperasi sejak tahun lalu memang dirancang untuk menjangkau wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) dan daerah yang sulit diakses, termasuk saat terjadi bencana besar. Keunggulan ini membuat SATRIA-1 menjadi solusi tercepat untuk memulihkan komunikasi di lokasi-lokasi yang jaringan terestrialnya rusak parah.

Saat ini, 10 titik layanan internet SATRIA-1 sedang dimobilisasi dan dipasang di lokasi-lokasi strategis yang vital bagi koordinasi darurat dan kebutuhan masyarakat. Beberapa lokasi pemasangan termasuk Bandara Pinangsori/Dr. Fredric Lumban Tobing di Tapanuli Tengah, SMAN 1 Plus Matauli Pandan di Sumut, hingga Command Center dan Kantor Wali Kota Lhokseumawe di Aceh.

Pada Minggu (30/11/2025), Tim Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi bersama BNPB, Tim SAR, dan TNI telah melakukan mobilisasi perangkat. Layanan darurat ini ditargetkan dapat dioperasikan dalam waktu dekat.

Meutya meminta masyarakat tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan memanfaatkan layanan akses internet ini untuk mendapatkan informasi resmi dari pemerintah terkait perkembangan penanganan bencana. (tr)

Loading

Artikel sebelumyaBank Indonesia dan OIKN Dorong Sport Tourism Lewat Lari di IKN
Artikel berikutnyaWonderful Indonesia Wellness 2025 Dorong Ekonomi Lokal