Beranda Nusantara Raya Pulihkan Konektivitas Aceh Tamiang, Komdigi dan IOH Targetkan Layanan Kembali 90 Persen

Pulihkan Konektivitas Aceh Tamiang, Komdigi dan IOH Targetkan Layanan Kembali 90 Persen

13
0
Wamenkomdigi Nezar Patria bersama CEO Indosat Vikram Sinha saat menyerahkan bantuan Sumur Bor di Masjid Darrusalam, Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam, Rabu (24/12/2025). Foto: Anhar/Komdigi

vivaborneo.id/, Aceh Tamiang — Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak cepat memulihkan infrastruktur telekomunikasi yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Berkolaborasi dengan PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), upaya pemulihan layanan konektivitas di wilayah terdampak tersebut ditargetkan mencapai 90 persen pada hari ini.

Langkah akselerasi ini menjadi prioritas utama guna memastikan koordinasi penanganan darurat dan akses informasi masyarakat tetap terjaga di tengah situasi sulit.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan bahwa selain konektivitas seluler, pemerintah juga mengerahkan teknologi satelit Starlink untuk menyediakan akses internet di titik-titik krusial seperti kantor desa dan masjid.

Hal ini dilakukan guna mendukung operasional bantuan serta mempermudah warga berkomunikasi dengan kerabat.

“Kita sediakan bantuan fasilitas akses internet dan Starlink sesuai permintaan masyarakat agar kerja pemulihan bencana tetap berjalan efektif,” ujar Nezar usai meninjau lokasi di Desa Simpang Empat, Rabu (24/12/2025).

CEO PT IOH, Vikram Sinha, menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi intensif untuk memantau perkembangan di lapangan.

Selain mengejar target 90 persen pemulihan sinyal, kolaborasi ini juga menyentuh aspek kemanusiaan mendasar melalui penyediaan sumur bor untuk air bersih dan perluasan kapasitas dapur umum hingga seribu porsi di Kampung Duren.

Sinergi antara penyediaan infrastruktur digital dan bantuan logistik ini diharapkan mampu mempercepat masa transisi dari tanggap darurat menuju tahap pemulihan total bagi masyarakat Aceh Tamiang.(HM-KKD)

Loading

Artikel sebelumyaBRIN Dorong Mitigasi Bencana Sumbar Melalui Riset Toponimi
Artikel berikutnyaJIFFINA Makin Ekspansif di Industri Kriya hingga Makin Mendunia