Beranda Konservasi Polri Kini Miliki Polisi Satwa

Polri Kini Miliki Polisi Satwa

10
0
Pengurus Pusat Pemerhati Polisi Satwa (PPS) yang baru saja dilantik.

vivaborneo.id/ — Direktur Polisi Satwa, Brigadir Jenderal Polisi Torry Kristianto, S.I.K melantik sekaligus membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengurus Pusat Pemerhati Polisi Satwa (PPS) berlangsung di Markas Komando Ditpolsatwa, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, digelar pada Sabtu, (19/7/2025).

Kegiatan ini sebagai komitmen pihak Kepolisian dalam menjaga kelestarian satwa liar dan keseimbangan ekosistem nasional melalui penyelenggaraan kegiatan Pelantikan dan Pendidikan serta Pelatihan (Diklat) Pengurus Pusat Pemerhati Polisi Satwa (PPS).

“Pembentukan dan pelantikan PPS merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Polri dan elemen masyarakat dalam menjaga kekayaan hayati Indonesia,” ucap BrigJend Pol. Torry Kristianto.

Menurutnya, konservasi satwa dan pelestarian ekosistem bukan semata isu lingkungan, tetapi menjadi bagian integral dari ketahanan nasional. “Polisi Satwa hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan ekosistem, dan PPS hadir sebagai mitra strategis dalam mengedukasi, mengadvokasi, serta menggerakkan partisipasi masyarakat,” lanjutnya.

KOMITMEN POLRI

Pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, menurut Brigjen Pol. Torry Kristianto, selalu menekankan setiap aktivitas pembukaan lahan, pembangunan, dan kegiatan industri harus memperhatikan kelangsungan hidup satwa dan habitat alaminya.

“Setiap kegiatan pembangunan harus dilandasi kepedulian terhadap keberadaan satwa liar dan keseimbangan ekologis. Ini penting untuk mencegah konflik antara manusia dan satwa serta mencegah kerusakan lingkungan yang tidak dapat dipulihkan,” ujarnya.

Direktur Polisi Satwa, Brigadir Jenderal Polisi Torry Kristianto, S.I.K.

PPS menjadi mitra strategis Polri dalam memperkuat edukasi publik, meningkatkan literasi konservasi, serta mendorong advokasi perlindungan satwa berbasis data dan bukti ilmiah. PPS diharapkan menjadi katalisator gerakan sosial yang kuat dan terstruktur dalam mendukung tugas-tugas Ditpolsatwa.

Acara pelantikan dan diklat tahun ini mengusung tema: “Satwa bukan hanya tentang hewan, tapi titik ukur peradaban kita.” Tema ini menjadi pengingat bahwa cara bangsa memperlakukan makhluk hidup lain, khususnya yang lemah dan tak bersuara, mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan peradaban bangsa tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kombes Pol Gatot Aris Purbaya, S.I.K., dan Ir. Yoska Oktaviano, M.T. selaku Pembina PPS, serta Ketua Umum PPS Monica Fany Megawati, Sekretaris Jenderal PPS Raga Prabuana,dan Dr. Intan Nevia Cahyana, S.H., M.H selaku Dosen Pengampu Hukum Kehutanan FH Usakti yang juga merupakan Kepala bidang Kajian dan Advokasi PPS beserta para tamu undangan dan 26 peserta pelantikan.(rls/mn)

Loading

Artikel sebelumyaDua Pelajar Kaltim di Upacara HUT RI ke-79 2024 di IKN Diberi Bonus Rp20 Juta
Artikel berikutnyaBupati Kukar Serahkan Alat Mesin Pertanian di Desa Jonggon Baru dan Margahayu