Beranda Ekonomi Kreatif Pesta Produk Lokal, Healing dan Belanja Menjadi Napas Ekonomi Bangsa

Pesta Produk Lokal, Healing dan Belanja Menjadi Napas Ekonomi Bangsa

12
0
Menteri Pariwisata Widiyanti mengharap target transaksi sebesar Rp30 triliun dari 412 pusat perbelanjaan yang tersebar di lebih dari 24 provinsi dapat tercapai.

vivaborneo.id/ – Lampu-lampu mal kini berpendar lebih terang, bukan sekadar dekorasi akhir tahun, melainkan simbol perlawanan terhadap arus impor.

Di tengah hiruk-pikuk Mall Kota Kasablanka, Jakarta (18/12/2025), Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melepas sebuah gerakan ambisius, BINA Indonesia Great Sale 2025. Ini bukan sekadar obral tahunan, melainkan panggung kehormatan bagi jenama lokal untuk menunjukkan bahwa kualitas “Buatan Indonesia” tak kalah mentereng dari merek global.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para ibu, untuk belanja di Indonesia saja,” seru Menpar Widiyanti. Seruan ini adalah jantung dari kampanye #LiburandiIndonesiaAja, sebuah ajakan untuk mengubah gaya hidup konsumtif menjadi kontribusi nyata bagi ekonomi nasional.

Produk fashion lokal turut menjadi andalan untuk menggerakkan ekonomi bangsa melalui wisata belanja di Indonesia.

Surga Lokal dengan Potongan 80 Persen

Fokus utama gelaran ini adalah memanjakan mata dan dompet melalui penguatan produk lokal. Dengan potongan harga mencapai 80 persen, mal-mal tidak lagi sekadar gedung beton, melainkan galeri besar yang memamerkan kreativitas perajin dan desainer dalam negeri. Di sini, masyarakat ditantang untuk menemukan “permata” tersembunyi dari jenama lokal yang siap bersaing di pasar internasional.

Bagi mereka yang mencari pengalaman lebih, penyelenggara telah menyiapkan aktivasi yang memikat. Dari mal ke mal, tema daerah hadir secara unik: Jakarta bersinar dengan Festive Wonder, Bali dengan Bali Nusra Great Sale, hingga Surabaya yang meriah dengan Holiday Super Sale. Bukan hanya belanja, pengunjung disuguhi atmosfir wisata yang kental melalui 65 paket wisata belanja hasil kerja sama dengan online travel agent.

Target Rp30 Triliun

Mengapa para ibu menjadi sasaran utama? Karena di tangan merekalah kendali konsumsi rumah tangga berada. Pemerintah membidik angka transaksi fantastis sebesar Rp30 triliun. Angka ini diharapkan mengalir dari 412 pusat perbelanjaan yang tersebar di 24 provinsi, menciptakan efek domino yang menghidupkan UMKM di pelosok daerah.

Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, melihat momen ini sebagai jembatan bagi merek lokal untuk “naik kelas” di rumah sendiri. “Kami berharap merek-merek lokal dapat bersama-sama meningkatkan penjualan di pasar dalam negeri,” ungkapnya.

Dengan fasilitas VAT Refund hingga 11 persen bagi turis asing dan kemudahan akses bagi wisatawan nusantara, BINA Indonesia Great Sale 2025 adalah undangan terbuka untuk merayakan akhir tahun dengan bangga.

Ini adalah saatnya kita membuktikan bahwa mencintai produk dalam negeri bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang menyenangkan—satu struk belanja sekaligus satu langkah memajukan bangsa.(tr)

Loading

Artikel sebelumyaPIP Adalah Pesan Negara Agar Anak Indonesia Berani Bermimpi
Artikel berikutnyaAbdul Mu’ti: PIP Instrumen Vital Wujudkan Pendidikan Bermutu