vivaborneo.id/, Tenggarong – Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPCI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak proaktif dengan mengajukan usulan penguatan anggaran hibah tahun 2026 kepada pemerintah daerah.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memperkuat dan menstabilkan pembinaan atlet difabel di berbagai cabang olahraga.
Ketua NPCI Kukar, Muhammad Bisyron, menyampaikan bahwa tambahan dukungan anggaran ini sangat krusial agar proses pembinaan dapat berjalan lebih stabil dan mampu memenuhi kebutuhan dasar para atlet disabilitas, mulai dari fasilitas, pelatihan, hingga kesiapan menghadapi kompetisi.
“Kita berharap atas izin Bapak Bupati melalui dinas kepemudaan dan olahraga itu mengalokasikan anggaran yang cukup,” harap Bisyron, Minggu (30/11/2025).
Bisyron menjelaskan bahwa dana hibah memiliki peran vital dalam menopang kegiatan organisasi dan keberlangsungan program pembinaan yang terencana. Menurutnya, keterbatasan anggaran selama ini sering membuat program tidak dapat dilakukan secara penuh, padahal dukungan jangka panjang sangat dibutuhkan untuk memastikan pembinaan atlet muda berlangsung konsisten.
“Kalau dukungan ini terpenuhi, pembinaan kita pasti akan jauh lebih maksimal,” ungkapnya, menekankan bahwa tambahan dukungan akan sangat berpengaruh pada peningkatan daya saing atlet disabilitas Kukar.
Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menilai dorongan dari NPCI ini sebagai langkah positif dalam memperkuat pembinaan olahraga daerah.
Ia menyebut Dispora memahami dinamika kebutuhan organisasi olahraga yang terus berkembang.
“Kami selalu membuka ruang dialog untuk memastikan kebutuhan pembinaan dapat diakomodasi sesuai kemampuan dan aturan yang berlaku,” ujar Aji Ali.
Ia memastikan bahwa setiap usulan akan dikaji dengan cermat dan berkomitmen untuk terus memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan atlet, termasuk atlet disabilitas, melalui langkah-langkah yang terukur dan konsisten. (Adv/Dispora Kukar/tr)
![]()










