
vivaborneo.id/, Balikpapan – Menuntaskan kesenjangan digital, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan seluruh 841 desa di wilayahnya terpasang jaringan internet pada akhir tahun 2025. Hingga saat ini, progres pembangunan sudah mencapai 441 desa yang terpasang, menunjukkan capaian signifikan yang menjadi fokus utama dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi I DPRD Kaltim.
Raker tersebut digelar di Balikpapan pada Kamis (28/8/2025), dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, yang melaporkan progres program Internet Desa. Ia menyampaikan rasa optimistis bahwa target tersebut akan tercapai sesuai jadwal.
“Target kami 716 desa tuntas lewat APBD murni dan 125 desa sisanya dari APBD perubahan. Jadi, di 2025 seluruh desa selesai terpasang,” ujar Faisal.
Selain Diskominfo, rapat juga dihadiri oleh Kepala Satpol PP Kaltim, Munawar, dan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (BPOD) Setdaprov Kaltim, Siti Sugiyanti, yang turut memaparkan capaian kinerja instansi masing-masing.
Komisi I menekankan pentingnya sinergi antar-Perangkat Daerah (PD) agar target strategis, seperti konektivitas internet desa, bisa segera terealisasi. Diharapkan, kehadiran internet di seluruh desa mampu memperkuat pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan, hingga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di pelosok Kaltim.(*/KRV/pt)
Foto: kaltimprov.go.id
![]()









