
vivaborneo.id/ – Mengingatkan masyarakat akan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan agraris UPTD Museum Negeri Mulawarman menggelar Pameran Temporer bertema “Perladangan dan Sukacita” pada Rabu (17/9). Plt. Kepala UPTD Museum Negeri Mulawarman, Sugiyono Ideal, menjelaskan betapa pentingnya filosofi hidup dalam kehidupan agraris.
“Melalui pameran ini, generasi muda dapat belajar tidak hanya tentang teknik bertani, tetapi juga filosofi hidup seperti gotong royong, kesederhanaan, dan rasa syukur kepada alam,” ujarnya.
Rangkaian acara dimeriahkan dengan Lomba Olahraga Tradisional yang diikuti 240 peserta dari 24 sekolah. Cabang lomba meliputi sumpit, gasing, bakiak, belogoh, dan egrang. Lomba ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap permainan tradisional sekaligus mempererat silaturahmi antar pelajar.
Penyelenggaraan kegiatan ini berlandaskan pada UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, UU No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, serta Permendikbud No. 106 Tahun 2013 tentang Museum. Selain itu, acara ini juga merupakan bagian dari implementasi Rencana Strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan Pameran Temporer dan Lomba Olahraga Tradisional ini terselenggara berkat dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik serta kerja sama dari berbagai pihak.(*/)
![]()









