Beranda Informasi MTQ Korpri Kaltim: Al-Qur’an Bukan Sekadar Lomba, Tapi Cahaya Penguat Integritas ASN

MTQ Korpri Kaltim: Al-Qur’an Bukan Sekadar Lomba, Tapi Cahaya Penguat Integritas ASN

15
0
MTQ Korpri bukan sekedar lomba, melainkan cahaya penerang integritas ASN (Foto: kaltimprov.go.id).

vivaborneo.id/ – Seleksi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korpri Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang dibuka pada Minggu (30/11/2025) malam di Hotel Five Premiere Samarinda, ditegaskan bukan sekadar ajang kompetisi.

Dalam sambutan resmi, Al-Qur’an diposisikan sebagai pedoman hidup yang memberi cahaya dan inspirasi bagi umat manusia, sekaligus menjadi fondasi untuk meneguhkan nilai spiritual dan moral Aparatur Sipil Negara (ASN).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Syirajuddin, yang membacakan sambutan pembukaan, menyatakan bahwa MTQ Korpri merupakan momentum penting untuk memperkuat karakter ASN yang profesional dan religius.

“MTQ tidak sekadar ajang lomba, tetapi juga bagian dari upaya kita untuk meneguhkan nilai spiritual, moral, dan integritas dalam tubuh KORPRI sebagai aparatur pemerintahan,” ujarnya.

Syirajuddin menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari pembangunan SDM aparatur di Kaltim, di mana ASN harus mampu bekerja secara teknokratis namun tetap berpegang pada nilai kebenaran, kejujuran, serta akhlakul karimah.

Seleksi tingkat provinsi ini memiliki urgensi ganda, yaitu sebagai langkah awal mempersiapkan kafilah terbaik Kaltim menuju MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional yang dijadwalkan digelar pada tahun 2026 di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Seleksi hari ini sangat menentukan. Kita ingin Kaltim tampil lebih baik dan meraih hasil terbaik di ajang nasional. Karena itu, saya berharap seluruh peserta mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh dan menampilkan kemampuan terbaik,” tambah Syirajuddin.

Total 255 peserta dari berbagai instansi di lingkungan Korpri Kaltim mengikuti seleksi ini, yang terbagi dalam 12 cabang lomba. Cabang yang diperlombakan sangat beragam, mulai dari Tilawah, Hifzh (Hafalan), Dakwah, Khath (Kaligrafi) Al-Qur’an, hingga cabang baru seperti Cipta dan Baca Puisi Islami.

Di akhir sambutannya, Syirajuddin mengajak para peserta menjadikan MTQ sebagai momentum silaturahmi, ruang berbagi ilmu, dan sarana untuk memperkuat persatuan, demi mewujudkan ASN Kaltim yang berakhlak, berintegritas, dan berdaya saing.(tp/pt/*)

Loading

Artikel sebelumyaHadapi Tekanan Fiskal 2025-2026, Dispora Kukar Andalkan Sinergi Lintas Pihak
Artikel berikutnyaDispora Kukar Prioritaskan Perbaikan Struktur Kritis Stadion Aji Imbut dalam Usulan Anggaran 2026