Beranda Sekolah-Kampus Mengintip Kondisi SD Sekoci Langkat yang Luluh Lantak Dihantam Banjir

Mengintip Kondisi SD Sekoci Langkat yang Luluh Lantak Dihantam Banjir

12
0
Kondisi SD 057239 Sekoci, Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara pasca musibah banjir.

vivaborneo.id/, Langkat – Lagu ceria “Anak Indonesia Hebat” menggema di Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Namun, di balik keceriaan itu, tersembunyi kondisi memprihatinkan dari tempat murid-murid tersebut belajar. SD 057239 Sekoci, satuan pendidikan yang disambangi Menteri, kini berada dalam kondisi luluh lantak akibat bencana banjir, di mana dari sekian ruang kelas yang ada, kini hanya tersisa satu ruangan yang dapat digunakan.

Kepala SD 057239 Sekoci, Saria Br Bangun, mengungkapkan bahwa dampak bencana di sekolahnya sangat parah. Proses pembelajaran bahkan terpaksa bergantung pada tenda darurat yang didirikan.

“Saat ini sekolah kami terdampak sangat parah. Dari sekian ruang kelas yang ada kini hanya tersisa satu ruangan yang dapat digunakan,” tutur Saria dengan nada terharu.

Melihat langsung kerusakan signifikan pada gedung sekolah, Menteri Abdul Mu’ti menegaskan bahwa SD 057239 Sekoci akan menjadi prioritas khusus dalam Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran 2026.

“Hari ini saya hadir di Kabupaten Langkat dan melihat dampak yang cukup parah di sekolah ini. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah (Kemendikdasmen) terus berupaya memulihkan proses pembelajaran di daerah terdampak bencana seperti di sekolah ini,” ujar Menteri Mu’ti, Selasa (9/12).

Ia menjanjikan kepada para murid bahwa gedung sekolah ke depannya akan direnovasi total agar mereka bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman. Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menyalurkan sejumlah bantuan logistik penting bagi murid, guru, dan warga sekolah lainnya.

Bantuan tersebut disambut gembira oleh para murid, yang harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan aset belajar mereka.

Senyum manis terpancar dari Febby Cindy Aulia, salah satu murid, yang menceritakan bagaimana bencana banjir membuatnya kehilangan banyak material peralatan sekolah seperti buku, seragam, dan sepatu.

“Kami bersama rekan-rekan tetap tegar menghadapi bencana banjir ini. Semoga sekolah kami bisa di renovasi agar kami bisa kembali belajar dengan aman dan nyaman di ruang kelas,” kata Febby.

Dampak kerugian tidak hanya menimpa materi dasar. Hanna Azwiyah menambahkan, salah satu Interactive Flat Panel (IFP) canggih yang baru dua minggu mereka gunakan ikut rusak terbawa arus banjir.

Melalui kunjungan ini, Mendikdasmen tidak hanya membawa bantuan logistik dan janji renovasi, tetapi juga harapan besar bagi komunitas sekolah yang sedang berjuang keras mempertahankan kegiatan belajar di bawah tenda darurat.

Harapannya, SD Sekoci dapat segera pulih sedia kala dan menjadi simbol ketegaran di tengah bencana.(tr)

Loading

Artikel sebelumyaOtorita IKN Siapkan Generasi Muda Mandiri Energi
Artikel berikutnyaBI Kaltim Siapkan Uang Kartal Rp 4,8 Triliun Melalui Program SERUNAI