Beranda Warta Utama Kunjungan Wisman Capai 11,43 Juta, Jadi Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi 5,04%

Kunjungan Wisman Capai 11,43 Juta, Jadi Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi 5,04%

13
0
Indonesia di Panggung Dunia: Booth Indonesia di World Travel Market (WTM) London 2025 melayani pengunjung dengan informasi tentang destinasi "Go Beyond Ordinary." Partisipasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing dan diplomasi pariwisata Indonesia di tingkat global (Foto: Ilustrasi/Dok.Kemenpar).

vivaborneo.id/ – Sektor pariwisata Indonesia kini berada pada posisi strategis sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan memperkuat daya saing bangsa di tingkat global.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangannya, Rabu (5/11/2025) menegaskan bahwa kinerja kuat sektor ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,04 persen pada Triwulan III tahun 2025.

Menteri Widiyanti menyoroti meningkatnya daya saing pariwisata Indonesia di kancah internasional. Hingga September 2025, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) telah mencapai angka impresif 11,43 juta kunjungan, sementara pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) menembus 901,9 juta perjalanan.

“Kami optimistis target 14,6–16 juta kunjungan wisman dan 1,08 miliar pergerakan wisnus dapat tercapai pada akhir 2025,” ujar Menteri Widiyanti.

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh empat sektor utama yang berhubungan langsung dengan pariwisata, yaitu:

  1. Jasa Perusahaan: Tumbuh 9,94% (karena meningkatnya aktivitas biro perjalanan).
  2. Jasa Hiburan dan Rekreasi: Tumbuh 9,92%.
  3. Transportasi dan Pergudangan: Meningkat 8,62%.
  4. Akomodasi, Makanan, dan Minuman: Tumbuh 8,41%.

“Empat sektor yang berhubungan langsung dengan pariwisata masuk dalam daftar dengan pertumbuhan tertinggi. Ini menegaskan bahwa pariwisata bukan sekadar sektor pendukung, melainkan pilar utama penggerak ekonomi nasional,” kata Menteri Widiyanti.

Untuk menjaga momentum tersebut, Kementerian Pariwisata meluncurkan kampanye nasional “Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja” dan melanjutkan rangkaian Kharisma Event Nusantara (KEN). Selain itu, diplomasi ekonomi kreatif diperkuat melalui partisipasi aktif Indonesia di ajang internasional World Travel Market (WTM) London 2025.

Dengan mengusung tema global “Go Beyond Ordinary”, Indonesia menampilkan wajah baru pariwisata yang menonjolkan kualitas, keberlanjutan, dan kearifan lokal.

Menteri Widiyanti menegaskan, sinergi lintas sektor akan terus diperkuat karena pariwisata menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi daerah, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya.

“Dengan semangat kolaborasi, kita ingin menjadikan pariwisata Indonesia sebagai simbol kemajuan, kebersamaan, dan daya saing bangsa di dunia,” tegasnya, menegaskan posisi Indonesia sebagai pemain utama industri pariwisata global.

Loading

Artikel sebelumyaPemerintah Dorong Pengakuan Aksara Nusantara ke UNESCO
Artikel berikutnyaJurusan Akuntansi Polnes Beri Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan BUM-Des Makmur Raya Kukar