Beranda Warta Utama Konsisten Perkuat Pariwisata Melalui Kolaborasi Strategis, Kemenpar Apresiasi Mitra Industri

Konsisten Perkuat Pariwisata Melalui Kolaborasi Strategis, Kemenpar Apresiasi Mitra Industri

13
0
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini saat memberikan memberikan penghargaan kepada salah satu pemenang The Most Collaborative Co-Brand dalam acara Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025, Jakarta, (5/12/2025).

vivaborneo.id/, JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengapresiasi kolaborasi mitra industri dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata melalui Penganugerahan Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025.

Alasan Kemenpar memberikan apresiasi ini adalah untuk menghargai para mitra dan stakeholder yang secara konsisten berkontribusi memperkuat pariwisata Indonesia melalui kolaborasi strategis dan berkelanjutan, khususnya lewat program Co-Branding Wonderful Indonesia.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan WIA 2025 menjadi momentum bagi pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada para mitra.

Program Co-Branding Wonderful Indonesia sendiri merupakan bentuk kerja sama strategis yang mengedepankan pertukaran nilai (barter value) untuk menyelaraskan pesan dan memanfaatkan elemen branding secara terpadu.

“Program ini memayungi dua kategori penghargaan. Pertama, Most Collaborative Co-Brand, bagi mitra co-branding yang aktif berkolaborasi meningkatkan awareness Wonderful Indonesia. Kedua, Tourism Partner of the Year, bagi stakeholder yang menunjukkan kontribusi serta dampak terbaik bagi penguatan pariwisata Indonesia,” kata Ni Made.

Setelah melalui proses kurasi dan penilaian dokumen, para nominasi yang masuk 15 besar dinilai memiliki komitmen kuat dalam penyelarasan pesan, integrasi elemen branding, serta inovasi bersama yang memberi dampak nyata bagi ekosistem pariwisata Indonesia.

Pada malam penganugerahan WIA 2025, PT Grab Teknologi Indonesia diumumkan sebagai pemenang kategori Most Collaborative Co-Brand, sementara tiket.com meraih penghargaan Tourism Partner of the Year.

Ni Made berharap keberhasilan para mitra ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk mendorong ekosistem pariwisata Indonesia agar semakin adaptif dan kompetitif.

“WIA 2025 bukan akhir, melainkan penegasan bahwa kolaborasi mampu menghasilkan inovasi dan dampak yang lebih luas,” tambahnya.(tr)

Loading

Artikel sebelumyaKlarifikasi Resmi: Kemenparekraf Bantah Larang OTA seperti Airbnb di Bali
Artikel berikutnyaBRIDA Kaltim Kembali Gelar “PEPES IKAN PEDA”, Apresiasi Karya Riset dan Inovasi Daerah