Beranda Kutai Kartanegara Kelompok Budidaya Ikan Nila Desa Jembayan Terima Bantuan PT PLN

Kelompok Budidaya Ikan Nila Desa Jembayan Terima Bantuan PT PLN

11
0

vivaborneo.id/ – Kelompok Budidaya Ikan Nila Balap Maju Mapan, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ternyata mampu berproduksi mencapai 1 ton per bulan untuk memenuhi konsumsi ikan nila di beberapa kota di Kaltim seperti Samarinda dan Sangatta, Kutai Timur.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengurus Kelompok Budidaya Ikan Nila Balap Desa Jembayan, Saiful Akbar, saat menerima bantuan alat produksi oksigen (aerator) dari PLN Kalimantan pada  Kamis (19/6/2025).

Namun karena ketersediaan peralatan produksi dan pasca produksi makan kelompok ini tidak mampu memenuhi permintaan ikan segar yang pasarnya semakin terbuka lebar, khususnya dari kota Balikpapan, Samarinda dan Sangatta, kutai Timur.

“Permintaan ikan nila dalam bentuk frozen (beku) mencapai 25 hingga 30 ton per bulan.  Kami belum dapat memenuhi pasar karena beberapa kendala, diantaranya masih tingginya kematian ikan akibat air sungai banggai atau rendah oksigen,” jelasnya.

Saiful mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih dengan kepedulian dan bantuan dari  Unit Pelaksana Pengatur Beban Kaltim-Kaltara,  PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan.

Beberapa peralatan sarana produksi terutama aerator listrik yang lebih hemat dalam pengeluaran. Beberapa unit lemari pembeku hingga pelet pakan ikan. Saiful menjelaskan, bantuan aerator listrik ini sangat menghemat pengeluaran petambak ikan karena selama ini petambak menggunakan aerator yang berbahan bakar solar.

Sementara itu, Camat Loa Kulu, H. Adriansyah menjelaskan jika petani ikan berada di alur sungai Mahakam di empat desa yaitu Rempanga, Sepakat, Loa Kulu kota dan Jembayan. Sedangkan pembibitan ikan berada di Desa Ponoragan.  Sehingga Kecamatan Loa Kulu memiliki sistem  produksi ikan yang lengkap mulai dari pembibitan dan pembesaran ikan secara menyeluruh.(adv/diskominfo-kukar)

 

Loading

Artikel sebelumyaASN Kukar Dapatkan Pengetahuan Kriteria Pemusnahan Arsip
Artikel berikutnyaKadar Oksigen Air Rendah, PLN Kalimantan Beri Bantuan Aerator Listrik