Beranda Kutai Kartanegara Bupati dan Istri Hadiri Ulang Tahun Ratu Sekar Asih

Bupati dan Istri Hadiri Ulang Tahun Ratu Sekar Asih

10
0

vivaborneo.id/ — Ulang Tahun ke-71 isteri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin yaitu Hj Sulastri AZ Gelar Aji Ratu Sekar Asih, diperingati secara sederhana.

Tak ketinggalan, Bupati Kutai Kartanegara,  dr Aulia Rahman Basri beserta istri Andi Deezca Pravidhia Aulia memberikan ucapan selamat dan doa ulang tahun ke-71.

Acara berlangsung secara sederhana dan penuh keakraban. Bupati Aulia Basri dan istri mengirimkan tumpeng dan sejumlah hadiah lainnya. Acara ini digelar  di Kedaton Tenggarong, pada Senin (28/7/2025).

Kedatangan Bupati Kukar ini diterima langsung Sultan Aji Muhammad Arifin dan istri serta sejumlah kerabat Keraton Kutai Ing Martadipura yang sudah menunggu. Tak ada batasan formal di antara mereka. Sangat penuh kekeluargaan.

“Assalamualaikum, selamat ulang tahun dan semoga bunda Ratu semoga Panjang umur, selalu diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari – hari bersama keluarga, anak dan cucu,” ujar Aulia Rahman Basri dan istri.

Setelah memberikan ucapan selamat ulang tahun,  dilanjutkan dengan penyerahan tumpeng dan  diterima Ratu Sekar Asih. Begitu juga Ibu Andi Deezca Pravidia Aulia turut memberikan bingkisan khusus kepada Ratu Sekar Asih. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doá selamat oleh Da’í Tomo.

Ratu Sekar Asih mengucapkan rasa syukur dan terima kasih karena kedatangan bupati dan istri dalam peringatan ulang tahun dirinya yang ke-71. “Terima kasih atas ucapan doa dan selamatnya,” ucapnya.

Acara ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Pangeran Aji Muhamad Arifin kemudian pemotongan nasinya disuapkan kepada sang istri, kemudian Ratu juga melakukan pemotongan nasi tumpeng yang selanjutnya diserahkan kepada Bupati Kukar dr Aulia Rahman Basri. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta jamuan makan siang bertempat di Ruang Kedaton diiringi oleh para kerabat keraton dan undangan yang hadir. Jamuan makan ini bertambah akrab karena kerabat kesultanan menyanyikan lagu-lagu nostalgia. (adv/diskominfo-kukar).

 

 

 

 

Loading

Artikel sebelumyaNaim Basya Tampil Apik dan Sumbang Emas Panahan Indonesia
Artikel berikutnyaInorga Binaraga dan Fisik Sumbang Dua Emas dan Satu Perunggu