Beranda Informasi PPMUI Kaltim: Produk Halal Identik Gaya Hidup Sehat dan Ekologis

PPMUI Kaltim: Produk Halal Identik Gaya Hidup Sehat dan Ekologis

16
0
Pengurus PPMUI Kaltim, Gina Septiani dalam Talk Show Hijrah Menuju Usaha Berkah: Inovasi dalam Gizi, Ekonomi, dan Ekologi, yang digelar di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Rabu (12/11/2025).

 vivaborneo.id/ – Produk halal kini tidak hanya dipandang sebagai ketaatan religius, melainkan telah menjadi bagian integral dari gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

Hal ini ditegaskan oleh Pengurus Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Kalimantan Timur, Gina Septiani, dalam Talk Show bertajuk Hijrah Menuju Usaha Berkah di Samarinda.

Gina Septiani menjelaskan, istilah “halal” identik dengan “baik” (thayyib), yang memiliki makna jauh lebih luas daripada sekadar label pada bahan baku.

“Jika suatu produk yang kita konsumsi halal, itu berarti sudah baik,” ujar Gina. “Baik itu artinya mutunya terjamin, aman untuk kesehatan, bergizi, bermutu, dan konsep ekologinya juga terjaga.”

Ia menegaskan, konsep halal tidak terbatas pada bahan makanan pokok, tetapi mencakup seluruh produk konsumsi yang terjamin keamanan dan kelayakannya bagi tubuh manusia.

Menurut Gina, perluasan definisi ini menjadikan produk halal sebagai jaminan ganda bagi konsumen: tidak hanya membawa berkah secara spiritual, tetapi juga manfaat nyata bagi kesehatan dan keberlangsungan lingkungan (ekologi) karena menuntut proses produksi yang bertanggung jawab.

“Produk halal tidak akan ada yang mengganggu. Produk halal bukan hanya soal label, tapi juga jaminan kesehatan,” tambahnya.

Melalui acara ini, PPUMI Kaltim mendorong para pelaku UMKM untuk mengadopsi standar halal secara menyeluruh, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk yang sejalan dengan kesadaran masyarakat global akan pentingnya kesehatan dan kelestarian lingkungan.(pt/*)

Loading

Artikel sebelumyaDi Sydney, Mahasiswa Doktoral Sambut Prabowo dan Titip Harapan Pendidikan
Artikel berikutnyaKemendikdasmen Tegaskan Komitmen di Apresiasi Bunda PAUD 2025