
vivaborneo.id/ – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan komitmen finansial yang serius dalam mempersiapkan atletnya menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa dukungan anggaran untuk persiapan PON telah dimasukkan dalam APBD Perubahan 2025 dan dananya sudah siap dicairkan.
Faisal menjelaskan, alokasi dana ini akan digunakan untuk strategi paling efektif, yaitu memperkuat pembinaan cabang olahraga (cabor) yang berpotensi menyumbang banyak medali, seperti dansa, atletik, dan renang.
Pernyataan tersebut disampaikan Faisal saat menghadiri Babak Kualifikasi (BK) Porprov VIII dan Kejurda Senior Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kaltim 2025 di Samarinda, Sabtu (9/11/2025).
“Dananya sudah siap, tinggal menunggu proses administrasi pencairan saja,” tegas Faisal. Ia menambahkan, proses administratif saat ini sedang berjalan dan direncanakan akan diserahkan pada 28 November bersamaan dengan pemilihan Duta Olahraga, namun pencairan bisa dilakukan lebih cepat jika laporan Gubernur selesai lebih awal.
Cabor dansa, misalnya, menjadi salah satu fokus karena memiliki 24 nomor pertandingan. “Tahun lalu sudah sumbang satu emas, dua perak dan dua perunggu. Di Kejurnas juga dapat tiga emas,” jelasnya, optimis bahwa fokus pembinaan pada cabang unggulan akan menjadi strategi utama dalam memaksimalkan peluang Kaltim.
Faisal berharap, strategi ini dapat mewujudkan harapan Kaltim untuk tampil maksimal di tingkat nasional, seraya menyatakan keyakinannya, “Saya optimis, di luar Jawa kita masih yang terbaik.”
Selain persiapan PON, Faisal juga berencana meninjau sarana dan prasarana untuk Porprov VIII, terutama di kawasan Stadion Palaran, untuk memastikan optimalisasi fasilitas yang ada dapat mendukung pembinaan atlet dan pelaksanaan event olahraga di Kaltim.(*/pt)
![]()









