BALIKPAPAN, 7 November 2025 – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mencetak lulusan berdaya saing global memasuki babak baru.
Sebanyak 78 Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dari sembilan kabupaten/kota di Kaltim menjadi peserta kunci dalam peluncuran dan penyelenggaraan Workshop Sekolah Bilingual (Bilingual School) yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim.
Para Wakasek Bidang Kurikulum dari sekolah pengusul ini, yang tersebar mulai dari Samarinda hingga Kutai Barat, kini memegang tanggung jawab teknis untuk mentransformasi sekolah mereka menjadi lembaga pendidikan berstandar global.
Plt. Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, yang membuka acara di Hotel Horison Ultima Balikpapan, menyampaikan bahwa ke-78 sekolah yang terlibat dapat segera mengimplementasikan Program Bilingual School pada tahun ajaran baru, yaitu Tahun Intake 2026.
Kehadiran 78 peserta ini menunjukkan respons yang merata dari seluruh wilayah Kaltim, menegaskan keinginan kuat daerah untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan menengah. Peserta berasal dari:
- Samarinda (19 sekolah)
- Berau (16 sekolah)
- Kutai Kartanegara (11 sekolah)
- Penajam Paser Utara (9 sekolah)
- Balikpapan (7 sekolah)
- Serta perwakilan dari Kutai Timur, Paser, Kutai Barat, dan Bontang.
Langkah konkret Disdikbud Kaltim ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal yang mampu bersaing dan mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).(*/Harum/Tekkom)
![]()










