Beranda Kutai Kartanegara Alimin, Penjaga Pesut Mahakam Dari Desa Pela

Alimin, Penjaga Pesut Mahakam Dari Desa Pela

14
0

vivaborneo.id/ —  Saat kedatangan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Badan Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol   ke Kalimantan Timur tepatnya ke Desa Wisata Pela, Kecamatan kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada awal  Juli lalu,  Menteri Hanif Faisol   sempat menitipkan pelestarian Pesut mahakam kepada Alimin saat akan pamit pulang ke Jakarta.

“Saya titip pelestarian Pesut mahakam kepada mas Alimin,” ujar Hanif Faisol   saat berjabat tangan perpisahan dengan sang menteri.

Alimin tentunya sangat bangga dapat berfoto berjabat tangan dan berbincang dengan sang menteri. Menurutnya itulah momen dimana pemerintah peduli akan kelestarian habitat Pesut Mahakam yang selama ini dijaganya bersama masyarakat setempat.

Alimin adalah Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bekayuh, Beumbai, Bebudaya atau 3B Desa Pela yang turut merintis pembentukan dan perjalanan Desa Wisata Pela hingga kini dikenal di tingkat nasional dan internasional.

Alimin juga pernah menerima penghargaan Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup RI tahun 2024. Pencapaian Alimin dan kawan-kawan di Pokdarwis 3B  tak lepas dari dukungan masyarakatnya yang turut menginginkan perubahan. Selama ini Desa Pela warganya mayoritas adalah nelayan sungai yang mengandalkan hasil tangkapan ikan.

Dengan berkembangnya Desa Wisata Pela, tidak saja membuat wisata edukasi Pesut mahakam menjadi terkenal. Tetapi masyarakat juga terkena imbas pertumbuhan ekonomi. Rumah-rumah warga beberapa sudah layak menjadi homestay atau rumah singgah sementara. Begitupun perahu-perahu di dermaga penyeberangan turut terdongkrak karena banyaknya pengunjung.

Alimin (kiri) bersama Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin saat menerima penghargaan Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta Juni tahun 2024.

UMKM yang berbasis ikan-ikan sungai juga mulai tumbuh. Begitupun kuliner lokal yang sebelumnya jarang ditemukan kini mulai disuguhkan kepada tamu yang berkunjung.

Alimin dan  Pokdarwisnya juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dalam pelestarian Pesut mahakam ini.  Dukugnan datagn dari Dinas Pariwisata Kukar dan Provinsi Kaltim, kalangan akademisi, perusahaan swasta dan berbagai instansi lainnya.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, juga secara resmi menetapkan Desa Pela, sebagai Kawasan Konservasi Pesut Mahakam yang berada dalam kawasan Danau Mahakam. Penetapan ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan simbolis tempat sampah daur ulang.

“Saya mewakili warga Desa Pela sangat bangga. Amanah dari menteri tentu akan kami jaga dan terus memberikan edukasi kepada masyarakat. Tidak saja bagi warga Desa Pela tetapi untuk semua warga Kaltim,” ujar Alimin bangga.(adv/diskominfo-kukar/yul)

Loading

Artikel sebelumyaBersama Kelompok Tani Padaidi, Polsek Loa Janan Panen Jagung Hibrida
Artikel berikutnyaSambut Hari Pramuka, Kegiatan Pesta Siaga Jadi Ajang Pemanasan