Beranda Kutai Kartanegara 1.500 Anggota PMR Ditempa Sebagai Calon Relawan Masa Depan Kukar

1.500 Anggota PMR Ditempa Sebagai Calon Relawan Masa Depan Kukar

9
0
Mereka adalah calon-calon relawan Kukar masa depan yang diharapkan memiliki karakter kepedulian dan menjadi inspirasi bagi teman sekolahnya (Foto: Ig prokomkukar).

vivaborneo.id/ – Sebanyak 1.500 anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari 69 sekolah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkumpul mengikuti Youth Red Cross Competition (YRCC) Ke-4. Ketua PMI Kabupaten Kukar, Ismed, menegaskan bahwa para peserta ini adalah calon-calon relawan Kukar masa depan yang diharapkan memiliki karakter kepedulian dan menjadi inspirasi di sekolahnya masing-masing.

Acara yang digelar oleh PMI Kabupaten Kukar ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan mengasah kapasitas anggota PMR dalam bidang kepalangmerahan. YRCC secara resmi dibuka di Lapangan Parkir Stadion Rondong Demang Tenggarong pada Jumat, 3 Oktober 2025, dan akan berlangsung hingga 5 Oktober.

Ismed merinci, 1.500 peserta berasal dari 5 sekolah PMR Mula, 29 PMR Madya, dan 35 PMR Wira. Ia menyebut bahwa kegiatan ini disiapkan secara mandiri oleh peserta—dari mereka, oleh mereka, dan untuk mereka—dengan PMI Kukar hanya bertugas mengarahkan dan memandu, menjadikan YRCC bekal fundamental bagi mereka sebagai relawan.

Dalam sambutan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri yang dibacakan oleh Sekda Kukar, H. Sunggono, disampaikan apresiasi tinggi kepada Pengurus PMI Kukar. Sunggono menekankan bahwa ajang ini diharapkan mampu memperkuat jiwa kemanusiaan dan membangun solidaritas di kalangan relawan muda.

“Ragam kompetisi yang diselenggarakan ini sangat komprehensif, mulai dari uji pengetahuan dan keterampilan dalam Traveling Kepalangmerahan, Pertolongan Pertama, Cerdas Cermat, Desain Poster, Presentasi, hingga Pentas Seni,” jelas Sunggono. Ia menyebut semua dirancang untuk mengevaluasi pemahaman peserta atas Tujuh Materi Pokok PMR yang merupakan bekal fundamental.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Kaltim, Sayid Irwan, memuji inisiatif PMI Kukar. Ia berharap YRCC dapat menanamkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang dianggap mulai menipis, menegaskan bahwa PMR adalah ujung tombak dan awal dari kecintaan terhadap PMI.(*/prokom06)

Loading

Artikel sebelumyaGuru Perlu Hadirkan Inovasi Pembelajaran Sadar Bencana
Artikel berikutnyaMBG Makin Terang Benderang! Samarinda Siapkan Aplikasi Khusus Anti “Curang”